Sabtu, 05 Juli 2014

Percakapan Satu Minggu Lalu, * !

Satu minggu yang lalu, tepatnya beberapa menit lewat dari pukul delapan.
Beberapa menit disaat aku mulai duduk menatapi langit, tempat dimana kamu biasa bersandar, kamu hadir.
Kamu menyapa dengan cara kamu biasa menyapa.
Aku juga menyikapinya dengan cara yang biasa, riang tertawa.
Aku masih ingat dengan jelas, rentetan kejadiannya pun detail pesan yang kamu kirimkan.
Pesan yang membuat malamku tak biasa, kamu tentu tahu maksudku.
Aku mencoba untuk tidak percaya, karena kamu tahu bintang, cukup sulit rasanya meyakinkan hatiku untuk tak lekas riang.
Tapi bagaimanalah bintang, aku bahkan tidak peduli andai saja semua yang kamu katakan itu dusta.
Jelasnya, kamu menepis rasaku yang terabaikan.
Malam ini, untuk kesekian kalinya aku menatapi layar ponsel yang menampilkan baris percakapan kita.
Hal yang kerap kali kulakukan ketika aku mulai meragu, ketika kamu tak dapat kutemukan.
Bukankah aku hanya harus percaya, bukankah aku tahu akibat dari menjadikan kamu sebagai bintang adalah tak mudah.
Tidak bintang, ketika aku mulai terlalu berlebihan bukankah seharusnya kamu menghentikanku?
Tapi bagaimanalah bintang, bahkan ketika pembicaraan itu dusta, aku malah tetap percaya.
Percakapan kita di bawah gemintang, satu minggu lalu.
Sampai bertemu di ujung waktu, bintang.


22 Juni 2014 pukul 20:34

Tidak ada komentar:

Posting Komentar