Senja ini berbeda, tanpa sengaja bayangmu datang lg disini sayang,,
ah,masih bolehkah kau kupanggil begitu ?
gugur daun musim semi, semua kering sayang. . Tapi tetap tak ada yg hilang dari sebuah kenangan..
sayang, bolehkah aku sedikit brceloteh tentang kita ? Tentang aku, kau dan masa itu?
Ragamu tak lagi kulihat nyata, petikan gitar dengan nyanyian indah itu juga tak lagi kudengar. .
Ingatkah kau, saat disemua syair lagumu dulu kau ganti dengan menyebut namaku, aku malu, tapi kau tau? Saat itu pula aku ingin erat mendekapmu. .
membisikkan kata yg rasa rasanya dulu sedikit sekali kukatakan pdamu, aku cinta kau dan pribadimu. .
kau tau sayang, ada yg bilang padaku hal ini. . "kesetiaan wanita dan pria itu berbeda"
ya,aku tau sayang. .
jelas saja itu benar, aku wanita dan kau pria? Kesetiaan kita jelaslah berbeda,,
meski tak ada lagi namaku dalam tiap syair lagumu, tak berarti aku harus
berhenti setia bukan? Bukankah tidak ada yg salah dalam hal ini? Lalu
mengapa mereka seolah turut masuk kedlam kisah ini ? Siapa mereka ?
Kepada Hujan.. Biarlah kutulis namamu diantara basah tanah merah,,, Tapak kaki kita di bawah payung polkadot merah jambu,,, Kepada Hujan, sungguh aku rindu menyelaminya bersama Kamu..
Jumat, 02 Mei 2014
Perasaan . . .
Ah, aneh sekali yg dinamakan perasaan itu, cepat sekali brubahnya..
kadang semendung langit kala hujan, seterang gemintang saat malam, penuh warna seperti pelangi cepat sekali perginya..
Baru kemarin rasanya aku tertunduk malu malu menatap wajah sendu menawanmu, memandang kokoh punggungmu, harap cemas saat qt brjanji brtemu. .
tapi entah kini suka itu menguap begitu saja.. Hilang brsama rintik hujan yg mereda, lenyap brsama gemintang kala pagi menjelma, musnah brsama semburat pelangi 7 warna..
aneh sekali yg namanya perasaan itu cepat pudarnya. .
ah, memang benar kata mereka.. Smua lbih indah saat proses kau mendapatkannya, ah, cepat suka cepat pula hilangnya..
kadang semendung langit kala hujan, seterang gemintang saat malam, penuh warna seperti pelangi cepat sekali perginya..
Baru kemarin rasanya aku tertunduk malu malu menatap wajah sendu menawanmu, memandang kokoh punggungmu, harap cemas saat qt brjanji brtemu. .
tapi entah kini suka itu menguap begitu saja.. Hilang brsama rintik hujan yg mereda, lenyap brsama gemintang kala pagi menjelma, musnah brsama semburat pelangi 7 warna..
aneh sekali yg namanya perasaan itu cepat pudarnya. .
ah, memang benar kata mereka.. Smua lbih indah saat proses kau mendapatkannya, ah, cepat suka cepat pula hilangnya..
Langganan:
Postingan (Atom)