Tadi, saat tanpa sengaja kita bertemu, tanpa sengaja pula aku menatap mata kamu.
Ah, dusta ! Sebenarnya bahkan aku sudah lelah mencari sosok kamu, memandangmu untuk kemudian berhenti di mata kamu.
Mata sendu yang dengan nya aku melihat sejuta keindahan disana.
Dan lagi, kamu kenakan pakaian tradisional kamu yang dulu pernah ku katakan pada kamu kalau aku menyukainya.
Sayangnya, kini tak berani ku katakan hal yang sama.
Sayangnya, aku takut kamu tak lagi tersenyum seperti saat dulu ku katakan hal itu.
Sayangnya, aku takut kamu tak akan menganggapnya begitu penting,
Lantaran begitu banyak hal penting yang harus kamu urus. Tugas tugas
kamu misalnya.
Tadi, saat tanpa sengaja kita bertemu. Aku berharap kamu tersenyum,
simpul saja. Namun aku berbalik, memunggungi kamu yang entah sedang
sibuk sepertinya. Aku tak berani menatapnya lama, mata kamu yang
isyaratkan penatmu.
Setidaknya aku menemukan kamu, diantara riuh dan panasnya hari.
Setidaknya meski tanpa sengaja (dusta) ku temukan sendu mata kamu, bintang.
:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar