Selasa, 29 April 2014

Sayonara Battambang :(


Sebelumnya :D
Malam dimana kami tiba di Battambang setelah berlibur ke Siem Reap adalah malam terakhir kami di kota ini. Kota yang memberikan begitu banyak kenangan yang begitu berarti. Malam sekitar pukul 9 kami tiba di Battambang. Setelah tiba di Battambang kami langsung berbenah dan berberes-beres karena keesokan harinya kami harus ke Phnom Penh dan meninggalkan Battambang.
Malam itu setelah membereskan semua peralatan memasak milik Fazi kami akhirnya menyewa tuk-tuk untuk pergi ke rumahnya dan mengembalikan semuanya. Fazi menyambut kami dengan begitu hangat dan mengajak kami makan malam bersama. Kami memesan sate daging sapi kepada penjual yang berada tidak jauh dari rumahnya. Kami makan dengan lahap malam itu, terutama Aldi. Setelahnya kami berpamitan kepada keluarga Fazi dan berterima kasih sekali atas semua kebaikannya selama ini kepada kami. Kami berjanji akan kembali mengunjungi mereka jika kami berkesempatan kembali ke Cambodia. Kami kembali ke dormitory dengan perasaan haru. :(
Sesampainya didormitory, kami langsung membereskan semua barang-barang yang harus kami bawa. Saat packing aku sungguh kebingungan karena barang bawaanku sekarang bertambah bahkan hampir dua kali lipatnya. Tentu saja semua karena oleh-oleh yang ku beli. Dengan berbagai cara akhirnya barang-barang tersebut muat dan berhasil masuk ke koperku. Fiuhh leganya -_- setelah selesai berbenah kami segera tidur karena kelelahan. Besok kami harus bangun pagi jika tidak ingin ketinggalan bus yang akan menjemput kami.
Pagi itu kami bangun dengan perasaan yang berbeda. Tentu saja karena ini adalah pagi terakhir kami di Battambang. Ku tarik koperku menyusuri satu demi satu anak tangga dormitory. Ada perasaan menyesal campur sedih jika mengingat semua kejadian yang pernah kami alami selama disini. Ditambah kelakuan menyebalkanku yang selalu meminta pulang lebih awal. Tapi setelah semua ada di depan mata kenapa rasanya begitu sesak ? Maafkan aku teman-teman :(
Kami berpamitan kepada para petinggi Universitas serta seluruh dosen dan staff yang selalu membantu kami ketika kami disana. Tak lupa kami berfoto bersama mereka. Setelah selesai berpamitan kami akhirnya turun dan menanti bus yang akan membawa kami ke Phnom Penh. Kejutan, "best buddies" ternyata telah menunggu untuk menemani kami menanti bus jemputan. Rasa-rasanya berat sekali untuk meninggalkan mereka. Entah kapan kami akan bertemu kembali. Kami berfoto bersama untuk yang terakhir kalinya. Entah mengapa aku ingin sekali menangis.
 Beberapa Saat Sebelum Jemputan Bus Datang :(

Tak lama kemudian bus tujuan kami datang. Barang-brang kami mulai dinaikkan satu-persatu, disusul kami yang juga turut naik ke bus. Detik-detik itulah yang terasa paling berat. Disaat semua mulai terasa menyenangkan namun kami harus berpisah.
Bus itu melaju membawa kami ke Phnom Penh, kurang lebih enam jam perjalanan. Sepanjang jalan kami masih saja membicarakan mereka, teman baru yang telah menjadi bagian dalam perjalanan hidup kami.
Kami tiba di Phnom Penh sekitar pukul 3 sore. Kami telah menelpon pihak kedutaan RI dan mereka mengirimkan seorang sopir untuk menjemput kami dan mengantarkan kami mencari penginapan terdekat. Sempat menunggu lama karena yang di tunggu tak datang-datang. Akhirnya kami menemukan sebuah penginapan di dekat Royal Palace Cambodia. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Kamarnya berupa sharing room yang bisa ditempati sampai enam orang. Jadi kami memesan satu kamar untuk berempat. Selesai berbenah kami kemudian melanjutkan perjalanan kami, yakni mencari terminal bus dan memesan tiket ke Vietnam keesokan harinya.
Hostel di Phnom Penh

Setelah berjalan cukup jauh dengan berbekal GPS dan peta yang di berikan oleh pemilik penginapan akhirnya kami menemukan yang kami cari. Setelah sampai di terminal bus, kami memesan tiket ke Vietnam seharga 10 dollar per orangnya dan menjadi 18 dollar bila kami memesan tiket untuk pulang pergi. Setelah memesan tiket kami kembali melanjutkan perjalanan kami. Pihak bus akan menjemput kami esok paginya sekitar pukul 7.30. Setelah itu kami pun berjalan pulang sembari mencari makanan untuk bekal berbuka puasa. Kami juga harus mempersiapkan diri untuk perjalanan esok hari.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar