Sebelumnya :D
Malam dimana kami tiba di Battambang setelah berlibur ke Siem Reap adalah malam terakhir kami di kota ini. Kota yang memberikan begitu banyak kenangan yang begitu berarti. Malam sekitar pukul 9 kami tiba di Battambang. Setelah tiba di Battambang kami langsung berbenah dan berberes-beres karena keesokan harinya kami harus ke Phnom Penh dan meninggalkan Battambang.
Malam dimana kami tiba di Battambang setelah berlibur ke Siem Reap adalah malam terakhir kami di kota ini. Kota yang memberikan begitu banyak kenangan yang begitu berarti. Malam sekitar pukul 9 kami tiba di Battambang. Setelah tiba di Battambang kami langsung berbenah dan berberes-beres karena keesokan harinya kami harus ke Phnom Penh dan meninggalkan Battambang.
Malam itu setelah membereskan semua peralatan memasak milik
Fazi kami akhirnya menyewa tuk-tuk untuk pergi ke rumahnya dan mengembalikan
semuanya. Fazi menyambut kami dengan begitu hangat dan mengajak kami makan
malam bersama. Kami memesan sate daging sapi kepada penjual yang berada tidak
jauh dari rumahnya. Kami makan dengan lahap malam itu, terutama Aldi.
Setelahnya kami berpamitan kepada keluarga Fazi dan berterima kasih sekali atas
semua kebaikannya selama ini kepada kami. Kami berjanji akan kembali
mengunjungi mereka jika kami berkesempatan kembali ke Cambodia. Kami kembali ke
dormitory dengan perasaan haru. :(
Sesampainya didormitory, kami langsung membereskan semua
barang-barang yang harus kami bawa. Saat packing aku sungguh kebingungan karena
barang bawaanku sekarang bertambah bahkan hampir dua kali lipatnya. Tentu saja
semua karena oleh-oleh yang ku beli. Dengan berbagai cara akhirnya
barang-barang tersebut muat dan berhasil masuk ke koperku. Fiuhh leganya -_-
setelah selesai berbenah kami segera tidur karena kelelahan. Besok kami harus
bangun pagi jika tidak ingin ketinggalan bus yang akan menjemput kami.
Pagi itu kami bangun dengan perasaan yang berbeda. Tentu
saja karena ini adalah pagi terakhir kami di Battambang. Ku tarik koperku
menyusuri satu demi satu anak tangga dormitory. Ada perasaan menyesal campur
sedih jika mengingat semua kejadian yang pernah kami alami selama disini.
Ditambah kelakuan menyebalkanku yang selalu meminta pulang lebih awal. Tapi
setelah semua ada di depan mata kenapa rasanya begitu sesak ? Maafkan aku
teman-teman :(
Kami berpamitan kepada para petinggi Universitas serta
seluruh dosen dan staff yang selalu membantu kami ketika kami disana. Tak lupa
kami berfoto bersama mereka. Setelah selesai berpamitan kami akhirnya turun dan
menanti bus yang akan membawa kami ke Phnom Penh. Kejutan, "best
buddies" ternyata telah menunggu untuk menemani kami menanti bus jemputan.
Rasa-rasanya berat sekali untuk meninggalkan mereka. Entah kapan kami akan
bertemu kembali. Kami berfoto bersama untuk yang terakhir kalinya. Entah
mengapa aku ingin sekali menangis.
Beberapa Saat Sebelum Jemputan Bus Datang :(
Tak lama kemudian bus tujuan kami datang. Barang-brang kami
mulai dinaikkan satu-persatu, disusul kami yang juga turut naik ke bus.
Detik-detik itulah yang terasa paling berat. Disaat semua mulai terasa
menyenangkan namun kami harus berpisah.
Bus itu melaju membawa kami ke Phnom Penh, kurang lebih enam
jam perjalanan. Sepanjang jalan kami masih saja membicarakan mereka, teman baru
yang telah menjadi bagian dalam perjalanan hidup kami.
Kami tiba di Phnom Penh sekitar pukul 3 sore. Kami telah
menelpon pihak kedutaan RI dan mereka mengirimkan seorang sopir untuk menjemput
kami dan mengantarkan kami mencari penginapan terdekat. Sempat menunggu lama
karena yang di tunggu tak datang-datang. Akhirnya kami menemukan sebuah
penginapan di dekat Royal Palace Cambodia. Harga yang ditawarkan juga cukup
terjangkau. Kamarnya berupa sharing room yang bisa ditempati sampai enam orang.
Jadi kami memesan satu kamar untuk berempat. Selesai berbenah kami kemudian
melanjutkan perjalanan kami, yakni mencari terminal bus dan memesan tiket ke
Vietnam keesokan harinya.
Hostel di Phnom Penh
Setelah berjalan cukup jauh dengan berbekal GPS dan peta
yang di berikan oleh pemilik penginapan akhirnya kami menemukan yang kami cari.
Setelah sampai di terminal bus, kami memesan tiket ke Vietnam seharga 10 dollar
per orangnya dan menjadi 18 dollar bila kami memesan tiket untuk pulang pergi.
Setelah memesan tiket kami kembali melanjutkan perjalanan kami. Pihak bus akan
menjemput kami esok paginya sekitar pukul 7.30. Setelah itu kami pun berjalan pulang sembari mencari makanan untuk bekal berbuka puasa. Kami juga harus mempersiapkan diri untuk perjalanan esok hari.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar